Habbatussauda'

“Pada Habbatussauda ada obat bagi segala jenis penyakit kecuali Al-Sam, yaitu maut”
(muttafaq ‘alaih)

Hadits di atas ialah hadits dari abu Hurairah yang diriwayatkan oleh bukhari dan muslim. Habbatussauda’ atau yang dikenal dengan Jintan hitam atau kalau orang bule bilangnya black seed atau bahasa latinnya Nigella sativa Linn ini termasuk rempah-rempah yang telah digunakan pada masa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Lalu apa sih kelebihan dari tumbuhan ini???

Habbatussauda’ ialah jenis rempah-rempah yang banyak digunakan sebagai obat herbal dan telah terbukti banyak mengobati berbagai penyakit, pun saat perkembangan awal islam tanaman obat ini telah digunakan. Rempah ini berbentuk biji berwarna hitam. Rasanya pahit bukan main, hehehe. Habbatussauda banyak dikenal dengan berbagai nama, diantaranya black seed, black caraway, black seed, natura seed, jintan hitam, black cumin, nigella sativa, kaluduru, dll. Digunakan sebagai herbal pengobatan sejak 2000-3000 tahun sebelum Masehi dan tercatat dalam banyak literatur kuno mengenai ahli pengobatan terdahulu seperti Ibnu Sina (980 - 1037 M), dan Al-Biruni (973-1048 M), Al-Antiki, Ibnu Qayyim dan Al-Baghdadi.


Sebagai obat rujukan langsung dari Rasulullah ini, habbatussauda’ telah banyak dikenal di berbagai pelosok dunia, ribuan tahun yang lalu telah digunakan di Pakistan dan India, bahkan sekarang terkenal di mata para profesor dunia seperti Profesor El Dakhany dari Microbiologi Research Center, Arabia, Dr Michael Tierra L.A.C.O MD, Pharmachology Research Department Laboratory, Departement Pharmachy King College London, dll. Sayangnya di Indonesia kurang terlalu dikenal…
Hmm…, apa saja sih manfaat dari habbatussauda’…

1. Meningkatkan Fungsi Otak. Dengan kandungan asam linoleat (Omega 6) dan asam linolenat (Omega 3), Habbatussauda merupakan nutrisi bagi sel otak yang berguna untuk meningkatkan daya ingat, kecerdasan, dan relativitas sel otak agar tidak cepat pikun. Habbatussauda juga memperbaiki mikro (peredaran darah) ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan dan lansia.

2. Memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jinten Hitam (Habbatussauda) dapat meningkatkan jumlah se-sel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Evektifitasnya hingga 72 % jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7 %. Dengan demikian mengkonsumsikan Habbatussauda’ dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Pada tahun 1993, Dr Basil Ali dan koleganya dari Collge of Medicine di Universitas King Faisal, mempublikasikan dalam jurnal Pharmasetik Saudi. Keampuhan extract Habbatussauda diakui Profesor G Reimuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator. Dengan demikian Habbatussauda dapat dijadikan untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh seperti kanker dan AIDS.

3. Menetralkan Racun dalam Tubuh. Racun dapat menganggu metabolisma dan menurunkan fungsi organ penting seperti hati, paru-paru dan otak. Gejala ringan seperti keracunan dapat berupa diare, pusing, gangguan pernafasan dan menurunkan daya konsentrasi. Habbatussauda’ mengandung saponin yang dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh.

4. Mengatasi gangguan tidur dan/atau stress. Saponin yang terdapat didalam habbatussauda memiliki fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur, dan dapat menghilangkan stress.

5. Meningkatkan bioaktovitas hormon. Hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endoktrin, yang masuk dalam peredaran darah. Salah satu kandungan habbatussauda adalah sterol yang berfungsi sintesa dan bioaktivitas hormon.

6. Anti Histamin. Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial. Minyak yang dibuat dan Habbatussauda dapat mengisolasi ditymoquinone, minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari volatile nigella. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderita asma bronchial. enelitian yang dilakukan oleh Nirmal Chakravaty MD tahun 1993 membuktikan kristal dari niggelone memberikan efek suppressive. Kristal-kristal ini dapat menghambat protemkinase C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin. enelitian lain membuktikan hal serupa. Kali ini dilakukan Dr Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas Munich. Ia melakukan pengujian terhadap 600vorang yang mederita alergi. Hasilnya cukup meyakinkan 70 % yang mederita alergi terhadap, sebuk, jerawat, dan asma sembuh setelah diberi minyak Nigella (Habbatussauda’). Dalam praktiknya Dr Schleincher memberikan resep habbatussauda’ kepada pasiencyang menderita influenza.

7. Dan kelebihan lainnya, seperti melancarkan air susu ibu, tambahan nutrisi bagi ibu hamil dan bayi, melancarkan sistem pencernaan, dan anti bakteri, anti tumor, dan lainnya.

Kini warisan Rasulullah ini telah banyak diproduksi sebagai obat herbal, seiring dengan banyaknya ketidakpercayaan akan pengobatan modern yang gagal dan menimbulkan berbagai efek samping. Namun segalanya kita kembalikan pada Allah Azza wa Jalla. Wallahu ‘alam

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons