Embun Bening


Sebab hujan kan berhenti
Melukis pelangi di sudut langit teduh
Berlomba dengan warna buram di atas beningnya kerinduan
Hati bercerita pada rumput yang basah
Atas penantian yang begitu lama
Tapi entah setiakah ia pada lirih satu satu
Menunggu langit biru
Tapi mungkin masih malu pada ombak yang menari
Dulu berlari
Laju
Tanpa henti
Kini terdiam, sudah begitu lama
Ya… sudah begitu lama
Bukan karena lemah
Namun semangat yang kian redup
Hanyut pada istirahat yang panjang
Awalnya sekali
Ia butuh
Belajar untuk memulai
Menulis lembaran yang telah lama kosong
Satu huruf, jadi kata, lalu kalimat
Besok akan kembali
Sebab betul hujan kan berhenti


*Serambi madinah, menanti irama kaki yang melompat

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons