Wahai saudaraku… Apabila Allah mencintai seseorang, Allah akan mengujinya. Siapa yang meridhoinya, pasti Allah pun akan meridhionya. Dan barangsiapa yang tidak suka menerimanya, pasti akan mendapatkan murka-Nya.
Ketahuilah… Orang yang paling berat menerima cobaan adalah para nabi dan Rasul, kemudian diikuti dengan yang setingkat di bawahnya, diikuti lagi yang setingkat di bawahnya, dan seterusnya. Seseorang akan mendapat cobaan sesuai dengan kadar ketaatannya. Semakin kuat agamanya, cobaan yang diterimanya semakin berat. Begitupun dengan sebaliknya, semakin lemah agamanya, cobaan yang diterimanya lebih ringan. Seorang hamba akan terus mendapatkan cobaan sehingga ia berjalan di muka bumi ini dengan tanpa dosa sedikitpun.
Sungguh menakjubkan kehidupan seorang mukmin. Seluruh urusannya adalah baik baginya. Dan hal itu tidak dimiliki kecuali oleh orang mukmin saja. Ketika ia mengalami kegembiraan maka ia akan bersyukur dan itu menjadi kebaikan baginya. Bila ia tertimpa musibah, ia akan bersabar, dan itu juga menjadi kebaikan baginya.
Sungguh menakjubkan kehidupan seorang mukmin. Ia mempunyai cara sendiri untuk menata hatinya. Meski berlawanan dengan apa yang ia terima dalam kehidupan. Saat mendapat musibah mungkin air matanya menetes, tapi hatinya meyakini bahwa apa yang telah ditetapkan Allah adalah yang terbaik baginya.
Fisiknya mungkin lelah dan pikirannya mungkin penat tapi sekali lagi tidak dengan hatinya yang terus yakin bahwa Allah mengujinya sebagai tanda kasih sayang kepadanya. Begitulah sejatinya akhlak seorang mukmin yang mulia.
Ketahuilah… bahwa apabila seluruh manusia berkumpul untuk memberikan pertolongan kepadamu, mereka tidak akan mampu memberikan kecuali sebatas yang telah ditetapkan Allah bagimu. Dan apabila mereka berkumpul untuk mencelakaimu, mereka tidak akan mampu melakukan melainkan sebatas apa yang telah Allah tetapkan atas dirimu.
Seorang mukmin tak ubahnya tanaman kecil yang masih bisa meliuk dengan hembusan angin ke kanan dan ke kiri.


Jumat, Juni 25, 2010
Abu 'Abdillah
Posted in: 
0 komentar:
Posting Komentar